you can be YOU

Seseorang mulai berjualan ikan segar di pasar. Ia memasang papan pengumuman bertuliskan: “DI SINI JUAL IKAN SEGAR.”

Tidak lama kemudian datang seorang pengunjung yang bertanya  menanytulisannya, “Mengapa kau tuliskan kata ‘DI SINI’? Bukankah orang sudah tahu kalau kau berjualan di sini, bukan di sana?”

“Benar juga,” pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata ‘DI SINI’ dan tinggallah “JUAL IKAN SEGAR”.

Tidak lama kemudian datang pengunjung kedua yang juga menanyakan tulisannya, “Mengapa kau pakai ‘SEGAR’? Bukankah semua orang sudah tahu kalau yang kau jual adalah ikan segar, bukan ikan busuk?”

“Benar juga,” pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata ‘SEGAR’ dan tinggallah “JUAL IKAN”.

Tidak lama kemudian datang pengunjung ketiga yang juga menanyakan tulisannya, “Mengapa kau tulis kata ‘JUAL’? Bukankah semua orang sudah tahu kalau ikan ini dijual, bukan dipamerkan?”

“Benar juga,” pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata ‘JUAL’ dan tinggallah “IKAN”.

Tidak lama kemudian datang pengunjung keempat yang juga menanyakan tulisannya, “Mengapa kau tulis kata ‘IKAN’? Bukankah semua orang sudah tahu kalau ini ikan, bukan daging?”

“Benar juga,” pikir si penjual ikan, lalu diturunkannya papan pengumuman itu.

To please people is not always by doing as they want us to be, because you can be YOU and make them proud.
Be wise to digest words.

To please people is not always by doing what they want us to do. You can be YOU and make them proud.
Be wise to digest words.

Source: http://www.lienaaifen.com/motivasi/penjual-ikan-dan-papan-pengumuman/

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s