You can not buy love…

Seorang petani mempunyai beberapa anak anjing yang ia harus jual. Ia pun membuat brosur iklan mengenai 4 anak anjing tersebut. Setelah itu, ia pun mulai menyebarkan iklan tersebut ke sejumlah wilayah dengan cara memakunya ke pohon-pohon besar. Saat ia hendak menancapkan brosur iklan terakhir, seorang anak kecil menghampirinya dari belakang. “Tuan,” katanya, “Saya ingin membeli salah satu anak anjing Anda.”
A farmer had 4 puppies, and he want to sell them all. He made a brochure, and he nailed them to the big trees. When he nailed the last brochure, there’s a kid came to him and said, “Sir, I wanna buy one from you.”

 

“Yah,” kata si petani, sambil mengusap keringat dari tengkuknya, “anak anjing ini datang dari induk yang baik dan harganya sangat mahal.”
“Yes, they come from a good one, that’s why they’re expensive,” said the farmer while he wiped sweat on his nape.

 

Anak itu menjatuhkan kepalanya sejenak. Kemudian menjangkau jauh ke dalam sakunya. Pada saat tangan kanannya keluar, sejumlah uang ada dalam genggamannya. Uang tersebut diberikan ke petani. “Saya punya tiga puluh sembilan sen. Apakah itu cukup untuk melihatnya?”
The kid bow his head, took something from his pocket and said, “I have 39 cents. Is this enough to look at them?”

 

“Tentu,” kata si petani. Ia pun mengajak si anak kecil berjalan dengannya ke rumah. Sesampainya di halaman depan rumah, sang petani ini pun bersiul memanggil salah satu anak anjingnya. “Sini, Dolly!” ucapnya. Anak anjing yang dipanggil pemiliknya itu pun keluar.
“Sure,” said the farmer. Then they walked to the farmer’s house. The farmer whistled and one puppy came. “Come here, Dolly!”

 

Dengan langkah terpatah-patah, Dolly si anak anjing pun mendatangi sang petani. Anak kecil ini begitu senang dengan kehadiran Dolly. Dengan riangnya ia pun mengelus bulu anak anjing tersebut. Tak lama kemudian, petani itu pun meminta sang anak kecil mengembalikan anjing tersebut karena waktu untuk melihat dan bermain sudah habis.
This kid was so happy when he saw Dolly. He stroking Dolly’s fur and played awhile, then the farmer asked him gave the dog back cause the time is finish.

 

Pada saat Dolly dilepas dan kembali bermain dengan 3 anak anjingnya yang lain, anak kecil ini pun menyatakan kepada si petani ingin memiliki salah anjing miliknya.”Saya ingin satu,” kata anak kecil, menunjuk Dolly. Petani itu berlutut di samping anak itu dan berkata, “Nak, kamu tidak akan ingin anak anjing itu. Ia tidak akan pernah bisa berlari dan bermain seperti anjing lainnya.” Anak kecil itu pun tersenyum dan mulai menggulungkan salah satu celananya. Betapa kagetnya sang petani karena salah satu kaki anak tersebut dipasangkan penyangga kaki.
Dolly played with the other puppies again. This kid, then told the farmer that he want Dolly as his dog. The farmer on his knees and said to the kid, “Son, you don’t want her. She can’t ever run and play like the others.” The kid smiled, then he rolled up one of his trouser leg. The farmer surprised because one of his leg had leg braces.

 

“Anda lihat Pak, saya sendiri juga tidak berjalan terlalu baik, dan anjing lucu tersebut sepertinya membutuhkan seseorang yang mengerti akan keadaan dirinya” ujar anak kecil tersebut. Dengan penuh air mata, petani pun membungkukkan badannya. Tangannya terlihat mengambil seekor anak anjing yang tadi ia panggil. Dengan hati-hati ia pun menyerahkan Dolly kepada anak kecil tersebut. “Berapa?” tanya anak kecil itu. “Gratis,” jawab petani, “Tidak ada biaya untuk yang namanya kasih.”
“See, I can not walk well. And that little puppy need someone who knows his situation.” said the kid. The farmer came to tears. He took dolly and gave it to him “How much?” asked the kid. “Free.” the farmer reply. “No need to pay for a love.”

Source: http://nevergiveup-all.blogspot.com/2011/01/anak-anjing-spesial.html

Advertisements

2 thoughts on “You can not buy love…

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s